Nama Lengkap : Muhammad Buchari Gaib
Nama Panggilan : Bari
Tempat, Tanggal Lahir : Gorontalo, 12 April 1991
Agama : Islam
Jenis Kelamin : Laki-laki
Alamat Asal : Jl. Muh.Yamin, Gorontalo
Alamat Sekarang : Jl. Raya Cibanteng, Wisma Cibanteng Indah
Email : barigaib@yahoo.com
Hobi : Baca
Motto Hidup : Learn Together Friendship Forever !!
Riwayat Pendidikan :
TK Bustanul Atfhal 1 (1996-1997)
SDN 61 Kota Gorontalo (1997-2003)
SMPN 1 Kota Gorontalo (2003-2006)
MAN Insan Cendekia Gorontalo (2006-2009)
Institut Pertanian Bogor Departemen Matematika (2009-….)
Prestasi :
Olimpiade Sains Nasional Matematika SMP Tingkat Nasional
Juara 1 Festival Band Tingkat SMP se-Provinsi Gorontalo
Juara 1 Lomba Cipta Lagu IPB Art Contest
Juara 2 Lomba Cipta Lagu INDEX

Pengalaman Organisasi :
Kadiv. Seni Budaya OSIS SMPN 1 Gorontalo (2004-2005)
Kadiv. Seni OP MAN Insan Cendekia Gorontalo (2007-2008)
Ketua UKS Seni MAN Insan Cendekia Gorontalo (2007-2008)
Kadiv. Olahraga dan Seni HPMIG Bogor (2010-2012)
Divisi Olahraga dan Seni IAICG Jadebotabek (2010-2012)
UKM MAX!!

MAX!! SELAMANYA!!
UKM MAX!! IPB merupakan satu-satunya UKM yang menurut saya mempunyai beragam keunikan, talenta, dan ikatan persaudaraan yang luar biasa. Hal ini tercermin dari para anggota MAX!! itu sendiri. MAX!! memang bukanlah satu-satunya UKM SENI di IPB. Ada Gentra Kaheman dan Agria Swara, tapi MAX!! adalah satu-satunya UKM SENI IPB yang benar-benar menjunjung tinggi nilai seni yang sebenarnya. Atas nama seni, MAXers (sebutan saya untuk para anggota MAX!!) rela mengorbankan waktu, tenaga, pikiran, dan masih banyak lagi demi memajukan seni music di IPB. Tak kenal lelah semuanya diberikan demi satu tujuan yang di mata orang lain mungkin adalah sesuatu hal yang tidak terlalu bermanfaat, yaitu memajukan music di IPB. Alasan lain saya mengatakan kalau MAX!! merupakan UKM seni yang menjunjung nilai seni yang sebenarnya adalah karena MAX!! mampu bertahan dengan kondisi lingkungan kampus yang bisa dibilang “sangat buta dan tuli terhadap musik”, lingkungan kampus yang sebagian orang-orangnya bermental “MURAH MERIAH” dan munafik akan music di kampus mereka sendiri. Kenapa mental “MURAH MERIAH”? fakta yang saya dapati, sebagian dari makhluk yang paling mulia di IPB yang katanya suka akan music pasti akan beramai-ramai datang ke acara music yang menampilkan guest star tapi dengan satu syarat, harga terjangkau atau bahkan gratis. fakta lain lagi yang saya dapati tahun ini. Anak-anak IPB lebih suka memeriahkan acara music di kampus lain seperti JGTC. Sedangkan acara music di kampus sendiri, semuanya seakan buta dan tuli. Bagaimana music IPB bisa maju kalau orang-orangnya masih seperti itu. Maunya acara music yang meriah saja, sedangkan acara music yang sederhana masih tidak peduli. Suatu fenomena yang sangat lucu sekaligus sangat menyedihkan. Manusia saja lahir tidak bisa langsung lari.harus melalui beberapa tahapan. Begitu juga music menurut saya. Di balik semua itu, MAX!! masih tetap bisa bertahan. Dengan segenap keyakinan bahwa MUSIK MERUPAKAN SALAH SATU HARTA TERINDAH DI HIDUP INI, MAX!! tetap maju dengan semua acara-acara music walaupun banyak mendapat kecaman, hambatan dari berbagai pihak. Itulah MAX!! menurut saya
Mungkin di mata para “makhluk paling mulia” MAXers merupakan orang biasa yang hanya bisa bikin keributan distorsi. Tapi sesungguhnya di MAX!! kami semua diajarkan bagaimana cara bertahan hidup dengan kondisi yang seakan-akan tidak menginginkan kita untuk hidup, bagaimana cara membagi waktu kita, bagaimana cara menghargai orang lain dan mengutarakan pendapat kita
Selama setahun ini MAX!! sudah berhasil melewati masa-masa yang sulit walaupun tidak sesempurna seperti apa yang ditargetkan, karena memang tidak ada manusia yang sempurna. Saran saya terhadap MAX!!, yaitu lebih memperbaiki sumberdaya yang ada di dalam MAX!! itu sendiri dan memperkuat hubungan social dengan seluruh makhluk mulia yang ada di IPB agar mereka tahu MAX!! itu masih ada dan akan tetap ada sampai batas waktu yang tak dapat ditentukan.


Comments

Name (required)

Email (required)

Website

Speak your mind